Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membangun lima Balai Latihan Kerja (BLK) di lima provinsi pada tahun 2021. Secara keseluruhan hingga tahun 2024, pemerintah merencanakan setiap provinsi akan memiliki satu BLK Pusat.
“Menaker telah melaporkan hal ini pada Presiden, dan Presiden telah menyetujui,” terang Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker Budi Hartawan, dalam sambutannya pada acara pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) kejuruan Pariwisata jenis Pelatihan Barista, di BBPLK Medan, di Medan, Sumatera Utara, Rabu (11/11/2020).
Seperti diketahui, saat ini ada 21 BLK, sisanya ada 18 BLK. Masih ada 15 provnsi lagi yang belum memiliki BLK Kemnaker. “Alhamdulillah dengan adanya kerja sama industri dengan pemerintah, tidak akan ketinggalan pada pelatihan-pelatihan di BLK,” ujar Dirjen Binlattas.
Pada kesempatan ini, Dirjen mengapresiasi Kepala BBPLK Medan dalam usaha meningkatkan mutu, serta kualitas pelatihan. Sehingga, BBPLK Medan mendapat mendapatkan ISOO 9001 20 15.
“Saya senang bisa hadir di sini, mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Pariwisata Jenis Pelatihan Barista dan Pelatihan Barista, yang dipadukan dengan beberapa acara lainnya,” tuturnya.
Acara lainnya, yakni Pembukaan Diklat dasar metodologi Instruktur, Penanggulangan MoU kerja sama dengan industri, penyerahan sertifikat ISOO 9001 2015, serta penyerahan hasil pelatihan tanggap Covid-19 kepada masyarakat.
Dirjen menyebutkan, melihat data2 yang ada, sebelum Pandemi Covid-19, tingkat pengangguran terbuka pada Februari sekitar 4,99 persen atau 6,9 juta orang. Dibandingkan dengan negara maju sudah full employment, pengangguran di bawah 5 persen.
“Tapi, pandemi Covid-19 yang menghantam Indonesia berdampak pada perekonomian dan bidang ketenagakerjaan,” ujarnya. Dikemukakannya, di Triwulan kedua, Indonesia berkontraksi pada 5,35 persen, berdampak pada seluruh Industri yang ada.
Indonesia, ujarnya, sangat optimis Triwulan ke-3, kontraksi mulai sedikit berkurang menjadi sekitar 3 persen. Diharapkan di triwulan ke-4 Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,
Pada saat pandemi ini, sektor yang paling berdampak adalah sektor pariwisata, termasuk industri perhotelan. Karenanya, pelatihan-pelatihan yang berada di BBPLK Medan, terkait dengan kepariwisataan disiapkan, untuk waktu pandemi berakhir.
“Paling tidak kita sudah bisa mengisi lowongan atau syarat-syarat jabatan yang diminta oleh industri pariwisata,” ujarnya.**
